

Wisata dekat Borobudur mencakup situs budaya, perbukitan, museum, hingga desa wisata yang dapat dijangkau dalam perjalanan singkat dari Candi Borobudur. Beberapa pilihan utamanya adalah Candi Mendut, Candi Pawon, Punthuk Setumbu, Bukit Rhema, serta Desa Wisata Candirejo dan Wringinputih, sehingga Borobudur cocok dijadikan titik awal untuk menjelajahi Magelang.
Candi Borobudur sendiri dikelola dalam ekosistem InJourney melalui InJourney Destination, yang berperan dalam pengelolaan kawasan sekaligus pengembangan pengalaman wisata berbasis budaya.
Mulailah perjalanan wisata Borobudur dari situs utamanya. Candi Buddha yang menjadi Warisan Dunia UNESCO ini menawarkan pengalaman menjelajahi relief, arsitektur monumental, serta lanskap pegunungan di sekitarnya. Untuk tiket resmi Candi Borobudur dan pilihan pengalaman wisata lainnya, cek di sini!
Sebelum berkunjung, cek harga tiket masuk Candi Borobudur agar anggaran perjalanan lebih terencana.
Candi Pawon berada di antara Borobudur dan Candi Mendut serta menjadi bagian penting dari lanskap budaya tiga candi tersebut. Ukurannya memang lebih kecil daripada Borobudur, tetapi relief dan arsitekturnya menjadikan Pawon menarik untuk melengkapi perjalanan wisata sejarah.
Sekitar beberapa kilometer dari Borobudur terdapat Candi Mendut, yang terkenal dengan arca Buddha berukuran besar di ruang utamanya. Candi Mendut juga terhubung dengan rute Candi Pawon–Borobudur dan dapat dikunjungi menggunakan kendaraan, andong, atau VW wisata.
Masih di kompleks Taman Wisata Candi Borobudur terdapat Museum Kapal Samudra Raksa. Museum ini menampilkan replika kapal yang terinspirasi relief Borobudur serta perjalanan ekspedisi Samudra Raksa, sehingga cocok bagi wisatawan yang ingin memahami hubungan Nusantara dengan sejarah pelayaran.
Punthuk Setumbu di Desa Karangrejo berada sekitar 4 km dari Candi Borobudur dan populer sebagai tempat menikmati sunrise. Dari area parkir, pengunjung perlu berjalan menanjak sekitar 15-20 menit menuju viewpoint dengan panorama Perbukitan Menoreh dan kawasan Borobudur.
Sekitar 2,5 km dari Borobudur terdapat Bukit Rhema, yang dikenal melalui bangunan berbentuk burung merpati atau populer disebut Gereja Ayam. Bagian atas bangunan menawarkan panorama Perbukitan Menoreh dan lanskap Borobudur dari ketinggian.
Candirejo cocok untuk mengenal kehidupan masyarakat sekitar Borobudur. Aktivitasnya meliputi jelajah desa, pertanian, gamelan, tari tradisional, serta pengalaman budaya yang dapat dipesan melalui paket wisata lokal. Desa ini telah dikembangkan sebagai desa wisata sejak 2003.
Karangrejo merupakan desa tempat Punthuk Setumbu berada. Selain panorama alam, kawasan ini memiliki kerajinan batu, aktivitas masyarakat, dan Bukit Rhema di sekitarnya sehingga dapat menjadi bagian dari rute wisata Borobudur yang lebih lengkap.
Sekitar 2,3 km dari Borobudur, Wringinputih menawarkan suasana pedesaan dengan pemandangan sawah dan Perbukitan Menoreh. Pengunjung juga dapat menemukan aktivitas seperti pahat batu, jemparingan, dan pertunjukan musik tradisional pada waktu tertentu.
Dengan beragam wisata dekat Borobudur, perjalanan ke kawasan ini dapat memadukan sejarah, alam, dan kehidupan masyarakat lokal dalam satu hari. Jadikan Candi Borobudur sebagai anchor destination, lalu lanjutkan perjalanan ke candi, bukit, museum, dan desa wisata di sekitarnya untuk mendapatkan pengalaman yang lebih lengkap.
Jika ingin melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta, simak panduan wisata Borobudur dan Prambanan.