Jakarta, 17 November 2023 – Kompetisi Balap Dayung Solu Bolon terbesar akan diselenggarakan di kawasan Waterfront City, Pangururan, Samosir pada 24 November 2023. Kompetisi ini diselenggarakan untuk memeriahkan event Aquabike Jetski World Championship di Danau Toba pada 22-26 November 2023.
Kompetisi ini akan diikuti oleh Tim dari 8 kabupaten yang mengelilingi Danau Toba. Mereka akan bertanding memperebutkan piala bergilir Danau Toba dan total hadiah Rp 250 juta. Selain itu, bagi supporter terbaik akan mendapatkan hadiah sebesar Rp10 juta.
"Kompetisi Solu Bolon akan menjadi warna tersendiri dalam memeriahkan ajang Aquabike Jetski World Championship di Danau Toba. Dengan keikutsertaan tim dari kabupaten di sekitar Danau Toba, kompetisi ini akan menjadi bagian dari Pesta Rakyat yang meriah dan bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat yang hadir di Danau Toba," ujar Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, Maya Watono.
Pj Gubernur Sumatra Utara, Hassanudin mengungkapkan harapannya dengan diselenggarakannya kompetisi ini. "Kami ingin seluruh masyarakat di Sumatera Utara bisa menikmati keseruan kompetisi Solu Bolon ini. Kami optimis Pesta Rakyat yang diselenggarakan dalam rangka Aquabike Jetski World Championship di Danau Toba benar-benar bisa menjadi pesta yang dinikmati oleh para pengunjung dan juga masyarakat sekitarnya serta memberikan multiplier effect yang luas bagi Provinsi Sumatera Utara," imbuhnya.
Solu Bolon merupakan alat transportasi yang menghubungkan antar-kampung di sekitar Danau Toba dan menjadi salah satu tradisi dari Sumatera Utara. Solu Bolon merupakan kapal besar yang dulunya hanya dimiliki oleh orang-orang besar dengan status sebagai raja dan memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat di sebuah desa di kawasan Danau Toba.
"Adanya kompetisi Solu Bolon berbarengan dengan event internasional Aquabike Jetski World Championship merupakan upaya kami untuk terus melestarikan tradisi masyarakat sekitar Danau Toba, dan sekaligus memperkenalkannya kepada dunia internasional. Dengan begitu, akan semakin banyak wisatawan yang tertarik untuk datang ke kawasan Danau Toba," kata Maya Watono.
Pemerintah telah menetapkan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). InJourney sebagai Holding BUMN pada sektor aviasi dan pariwisata berkomitmen untuk menarik para wisatawan dengan menghadirkan sejumlah event dan atraksi yang menarik, sehingga Danau Toba menjadi destinasi pariwisata water sport andalan.
Salah satu event besar yang akan dihadirkan oleh InJourney adalah Aquabike Jetski World Championship di Danau Toba 2023 pada 22-26 November. Ini merupakan event olahraga air internasional terbesar kedua yang diselenggarakan di Danau Toba. Pada Februari 2023, InJourney sukses menyelenggarakan F1 Powerboat di Danau Toba.
Event olahraga ini melibatkan 4 pemerintah kabupaten sebagai host yakni Samosir, Karo, Dairi, dan Toba. Sebanyak 118 riders dari 22 negara sudah mengkonfirmasi kehadirannya di Danau Toba. Event olahraga di Danau Toba diselenggarakan berbarengan dengan berbagai side event yang dikemas dengan Pesta Rakyat akan menampilkan UMKM lokal serta festival budaya setempat. Perpaduan antara event olahraga dan juga budaya ini diharapkan membuat wisatawan semakin tertarik untuk berkunjung ke Danau Toba.
Perolehan laba Perseroan sejalan dengan kenaikan pendapatan di InJourney Group. Pada triwulan III/2023, InJourney berhasil membukukan pendapatan operasional Rp17,42 triliun, meningkat hingga 58% jika dibandingkan pendapatan pada periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp11,05 triliun.
“Kenaikan kinerja InJourney tentunya didukung oleh kolaborasi antara induk dan anak perusahaan serta sinergi antar stakeholders yang baik meski di tengah kondisi perekonomian yang menantang. Kondisi tersebut ditandai dengan berbagai faktor geopolitik, tren kenaikan suku bunga, dan juga tingginya inflasi. Meski begitu, hal ini memberikan tantangan tersendiri bagi industri pariwisata dan pendukungnya,” jelas Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria.
Lebih lanjut, dengan menerapkan strategic objective “boosting tourism recovery” pada tahun 2023, InJourney berhasil menunjukkan performa yang positif pada periode triwulan III tahun ini. Dony menerangkan bahwa terdapat berbagai strategi yang dilakukan antara lain dengan berkolaborasi dengan key airlines untuk meningkatkan jumlah direct flight baik domestik maupun internasional. Disamping itu, InJourney melakukan penguatan kinerja usaha bandar udara dimana salah satunya adalah dengan meningkatkan bisnis non aero di bandara-bandara yang dikelola oleh anggota Holding InJourney, yaitu PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II.
Selain itu, InJourney tetap berkomitmen untuk terus melakukan program-program pengembangan destinasi pariwisata. Pada bulan September lalu, InJourney telah meluncurkan wajah baru Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang harapannya akan menjadi sebuah ikon besar pariwisata di Jakarta dan juga tentu saja di Indonesia. Selanjutnya, InJourney juga memastikan bahwa pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur dapat berjalan optimal dan sukses untuk menjadi terobosan baru dalam sejarah industri pariwisata dan kesehatan di Indonesia.
Trafik Wisatawan Terus Tumbuh, Industri Pariwisata Terus Menggeliat
Dari sisi angkutan udara, selama periode Januari hingga September 2023, tercatat ada 110,57 juta penumpang yang terbang melalui bandar udara InJourney. Angka itu berarti tumbuh 36,55% year-on-year (y-o-y). Sejalan dengan peningkatan trafik penumpang, lalu lintas pergerakan pesawat di Bandara InJourney juga meningkat hingga 14,78% yo-y) menjadi 871,21 ribu pergerakan.
Trafik penumpang, pesawat, dan kargo di bandara InJourney hingga akhir tahun 2023 berturut-turut diperkirakan mencapai angka 147,34 juta penumpang atau 85,51% dari level prapandemi, pergerakan pesawat diperkirakan mencapai 1,19 juta atau 82,34% dari level prapandemi, sedangkan kinerja kargo bahkan sudah melebihi level sebelum pandemi yakni mencapai 1,20 juta ton, atau berarti 101,09% dari level 2019.
“Meski trafik penumpang dan pergerakan pesawat belum menyamai level sebelum pandemi di tahun 2019, akan tetapi InJourney tetap optimis bahwa industri pariwisata Indonesia akan terus tumbuh. Untuk itu, InJourney berkomitmen mengembangkan destinasi-destinasi pariwisata termasuk dengan menggelar berbagai event yang menarik, sehingga lebih banyak wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi pariwisata di Indonesia,” jelas Dony Oskaria.
Untuk menciptakan trafik wisatawan, InJourney berkolaborasi dengan berbagai pihak menyelenggarakan berbagai event baik berskala nasional dan internasional. Hingga triwulan III/2023, berkolaborasi dengan berbagai pihak InJourney telah sukses menyelenggarakan F1Powerboat di Danau Toba, WSBK, Festival Purnama Waisak di Borobudur, Asian Road Racing Championship (ARRC), MotoGP, dan dalam waktu dekat ini akan diselenggarakan Pesta Rakyat Danau Toba dan Aquabike Jetski World Championship di Danau Toba pada 22-26 November 2023 mendatang.
“Suksesnya penyelenggaraan berbagai event tersebut merupakan buah dari kolaborasi yang apik dengan para pemangku kepentingan, keterlibatan luar biasa dari masyarakat dan juga dukungan penuh dari Pemerintah Republik Indonesia. InJourney akan terus menjalin kerja sama dengan pihak-pihak lain untuk memajukan pariwisata Indonesia sehingga dapat memberikan kontribusi yang besar pada perekonomian Indonesia,” ujar Dony.
Pesta Rakyat terbesar pertama di Danau Toba tersebut akan diselenggarakan selama lima hari yakni pada 22 hingga 26 November 2023 yang berlokasi di empat kabupaten, yaitu Karo, Dairi, Samosir dan Toba. Beragam acara dari mulai pameran UMKM, pertunjukan budaya, dan juga panggung hiburan yang diisi oleh para musisi terkenal Indonesia meramaikan Pesta Rakyat tersebut.
Hari pertama Pesta Rakyat di Kabupaten Karo diawali dengan ajang Aquabike Jetski World Championship 2023 yang berlokasi di Pantai Sinalsal Tongging. Pembalap asal Perancis, Jean Bruno Pastorello keluar sebagai juara. Sedangkan pembalap asal Amerika, Anthony Radetic menempati peringkat kedua dan peringkat ketiga diraih oleh Gyorgy Kasza asal Uni Emirate Arab. Pemberian piala Karo Cup dilakukan oleh Bupati Karo, Corry Sriwaty Sebayang, bersama dengan perwakilan pejabat Pemerintah Provinsi Sumatra Utara serta dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
Warga sangat antusias menghadiri Pesta Rakyat dan menyaksikan Aquabike Jetski World Championship 2023 di Danau Toba. Dengan latar belakang pemandangan Danau Toba yang indah, warga bisa menyaksikan event olahraga air berskala internasional, yang diikuti oleh 118 riders dari 22 negara. Tak ketinggalan, ada empat local heroes yang mengikuti ajang ini di kategori endurance, yakni Kanina Ramadhina, Hilman Kurniawan, Lucky Limanjaya, dan Makaio Wymlie.
Selain melihat keseruan ajang balap jetski, warga juga dipukau dengan penampilan D’masiv yang membawakan lagu hitsnya, seperti “Jangan Menyerah”, “Cinta Ini Membunuhku”, dan “Merindukanmu”. Setelah D’Masiv yang tampil di Kabupaten Karo pada hari pertama, Pesta Rakyat pada hari kedua akan menghadirkan Ada Band di Kabupaten Dairi. Dilanjutkan dengan band Armada dan Putri Ayu pada 24 November di Kabupaten Samosir, serta Mario G Klau pada 26 November di Kabupaten Toba.
“Kami berterima kasih atas antusiasme ribuan warga yang menghadiri Pesta Rakyat terbesar di Danau Toba yang diselenggarakan bersamaan juga dengan event Aquabike Jetski World Championship 2023. Kami berharap acara bisa terselenggara dengan lancar dan sukses hingga hari terakhir sehingga dapat memberikan dampak ekonomi dan multiplier effect bagi masyarakat sekitar Danau Toba,” kata Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, Maya Watono.
Memasuki hari keempat event Aquabike Jetski World Championship dan Pesta Rakyat Danau Toba, jumlah pengunjung yang datang terus meningkat. Mereka datang dari berbagai penjuru daerah untuk menyaksikan aksi para riders pada hari ini yang terdiri dari free practice, qualfying, ski division GP1, ski ladies GP1, runabout GP1, paralel slalom, dan freestyle. Pengunjung terlihat terpukau oleh aksi freestyle para riders jetski kelas dunia yang menakjubkan di Danau Toba.
Tia Aura, salah satu penonton ajang ini yang berasal dari Jakarta mengungkapkan kekagumannya akan atraksi jetski yang dibawakan oleh salah satu rider. “Saya baru pertama kali nonton balap jetski secara langsung, biasanya hanya menonton lewat TV atau YouTube. Ternyata seru banget apalagi atraksi freestyle. Semoga dengan event ini, semakin banyak orang berkunjung ke Danau Toba untuk menyaksikan olahraga air,” ungkapnya.
Pengunjung tak hanya menikmati aksi para riders jetski, tetapi juga beragam event Pesta Rakyat yang memang diselenggarakan bersamaan dengan Aquabike Jetski World Championship Danau Toba kali ini. Pada hari keempat Pesta Rakyat dimeriahkan dengan sajian budaya Tari Tor Tor oleh Sanggar Bonafide. Ada pula pertunjukan musik yang menampilkan Dream Voice, Arta Sister, dan The Boys Trio.
Salah satu pengrajin yang ikut berpartisipasi dalam event ini ialah Bapak Joni, pemilik UMKM karya seni “Bul Bul Kreatipa”. Ia mengungkapkan event ini merupakan ajang yang dinanti untuk menunjukkan karya-karyanya melalui partisipasinya dalam pameran UMKM di Pesta Rakyat Danau Toba. “Saya sangat senang karena selain menunjukkan karya saya, saya juga mendapatkan tambahan pendapatan dengan terjualnya karya seni yang saya buat,” tambahnya.
Sejak hari pertama pelaksanaan Aquabike Jetski World Championship dan juga Pesta Rakyat, puluhan ribu masyarakat selalu memenuhi venue. Para pengunjung sangat antusias menyaksikan perlombaan jetski yang diikuti oleh 118 riders dari 22 negara, termasuk Indonesia. Kehadiran panggung hiburan pada Pesta Rakyat menambah kemeriahan suasana, sehingga masyarakat semakin tertarik untuk menyaksikan.
“Terima kasih atas antusiasme masyarakat dan pengunjung yang tidak surut hingga hari keempat pelaksanaan Aquabike Jetski World Championship dan juga Pesta Rakyat hari keempat. Kami sangat mengapresiasi dukungan masyarakat, dan berharap event bisa sukses berlangsung hingga akhir acara pada Minggu, 26 November 2023,” kata Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, Maya Watono.
“Kami optimis Aquabike Jetski World Championship bisa memberikan kesan yang mendalam baik kepada para riders maupun para pengunjung. Harapannya, event bisa kembali diselenggarakan pada tahun depan, dengan lebih sukses, sehingga bisa memberikan dampak positif yang lebih besar lagi,” pungkas Maya Watono.Kesuksesan acara ini membuat PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney sebagai Holding BUMN Pariwisata dan Pendukungnya dinobatkan sebagai penyelenggara terbaik oleh UIM Sport International.
“InJourney mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pengunjung yang sudah hadir dan turut menyukseskan acara baik Pesta Rakyat maupun menyaksikan Aquabike Jetski World Championship 2023 di Danau Toba. Kami berharap acara tersebut bisa memberikan kesan yang mendalam tentang indahnya water sport tourism di Danau Toba,” ujar Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, Maya Watono.
Aquabike Jetski World Championship 2023 untuk pertama kalinya diselenggarakan di Danau Toba. Dengan latar belakang Danau Toba yang merupakan danau vulkanik terbesar di dunia, ajang race jetski menjadi sangat menawan. Founder H20 Racing Management, Nicolo Di San Germano pun menyebut Danau Toba sebagai venue terbaik di dunia untuk lokasi balapan jetski karena kemegahan, kecantikan, serta keindahannya.
Serunya balapan Aquabike Jetski World Championship tidak lengkap tanpa kehadiran panggung hiburan. InJourney berkolaborasi dengan pemerintah daerah setempat menyajikan side event yang menampilkan berbagai pertunjukan budaya dan konser musik yang tak kalah meriah. Sejumlah musisi papan atas turut meramaikan panggung side event mulai dari D’Masiv, Ada Band, Armada Band, Mario G Klau, hingga Putri Ayu. Mereka secara bergiliran menghibur masyarakat yang hadir menyaksikan Aquabike Jetski World Championship yang diselenggarakan di 4 kabupaten yang dilintasi Danau Toba yakni Kabupaten Karo, Kabupaten Dairi, Kabupaten Toba, dan Kabupaten Samosir. Ada pula pertunjukan Tari Tortor yang berhasil memecahkan rekor MURI yang diikuti oleh 1.250 penari.
Bagi pengunjung di luar daerah bisa menikmati beragam kerajinan dan juga makanan khas setempat melalui booth-booth UMKM yang ada di sekitar venue. Para pengrajin tenun pun kebanjiran pembeli dan order dengan banyaknya pengunjung yang hadir.
Pesta Rakyat semakin meriah dengan adanya kompetisi kompetisi Solu Bolon (lomba balap perahu), yang merupakan warisan budaya setempat. Sebanyak 8 tim dari 8 kabupaten berpartisipasi dalam perlombaan yang memperebutkan total hadiah Rp250 juta itu.
“Pesta Rakyat yang dihadirkan bersamaan dengan event Aquabike Jetski World Championship terbukti mampu menjadi ajang untuk menunjukkan keragaman budaya setempat. InJourney berharap Danau Toba dengan keindahannya dan juga keragaman budaya setempat bisa semakin terkenal hingga ke mancanegara setelah pelaksanaan event tersebut,” kata Maya Watono.
Baik Pesta Rakyat dan juga Aquabike Jetski World Championship terselenggara dengan baik berkat kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sejumlah kementerian terlibat mulai dari Kementerian BUMN, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, juga Kementerian Komunikasi dan Informatika. Sementara Pemerintah Daerah, mulai dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, hingga Pemerintah Kabupaten Karo, Dairi, Toba, dan Samosir terlibat aktif untuk menyukseskan acara mulai dari penyediaan infrastruktur, sarana pendukung, hingga penyelenggaraan side event.
“Dengan kolaborasi yang apik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, Pesta Rakyat dan Aquabike Jetski World Championship 2023 bisa sukses terselenggara. InJourney berharap water sport tourism di Danau Toba makin terkenal setelah pelaksanaan event ini, sehingga bisa meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung. Dengan demikian, bisa memberikan multiplier effect yang luas, terutama pada perekonomian daerah setempat,” kata Maya Watono.
Keberhasilan ini juga diakui oleh Founder H20 Racing Management, Nicolo Di San Germano yang menyebut bahwa Danau Toba merupakan venue terbaik di dunia sebagai lokasi balapan jetski. Hal ini diungkapkan oleh Nicolo disela-sela Konferensi Pers di Balige, Sumatera pada Sabtu (25/11). “Ada banyak alasan kenapa Danau Toba menjadi venue di ajang ini, diantaranya karena kemegahan, kecantikan, serta keindahan Danau Toba yang layak dikenal lebih banyak masyarakat dunia,” ungkap Nicolo.
Nicolo yang sudah 42 tahun menggeluti industri water sport ini mengakui bahwa InJourney merupakan penyelenggara terbaik dalam kejuaraan Aquabike. “Sebagai perusahaan penyelenggara, InJourney bisa memberikan input kepada kami untuk menggelar dan mengelola event race ini,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, menuturkan bahwa Indonesia telah berhasil menorehkan sejarah, di mana Danau Toba pertama kalinya menjadi tuan rumah ajang Jetski internasional yang melibatkan 118 pembalap. Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari kolaborasi yang apik dari para stakeholder yang terlibat. "Terima kasih Polri, TNI, Basarnas, InJourney, Kemenkomarves, Kemenkominfo, Kemenpora dan termasuk teman-teman dari stakeholder pariwisata. Saya ucapkan selamat karena prestasi ini membuat Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas akan semakin dikenal oleh dunia,” tuturnya.
Sandiaga menegaskan optimismenya dengan event ini banyak hotel-hotel terisi, produk-produk UMKM laris terjual, dan memberikan dampak ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat bukan hanya kawasan Kabupaten Toba, tapi juga di Dairi, Karo, dan Samosir. “Seluruh daerah yang terlibat dapat merasakan manfaatnya tak hanya dari pariwisata, tetapi juga ekonomi kreatifnya,” ungkapnya.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, mengatakan bahwa kejuaraan Aquabike Jetski World Championship ini bisa menjadi peluang bagi Indonesia untuk mengembangkan atlet jetski nasional. “Dampak dari ajang ini ialah meningkatkan industri olahraga air, khususnya Jetski, serta pembinaan untuk para atlet ke depan,” kata Dito.
Optimisme juga diungkapkan oleh Pj Gubernur Sumatra Utara, Hassanudin. Ia mengatakan, balapan jetski kelas dunia ini membuka pintu bagi Sumatra Utara untuk mengembangkan kegiatan ekonomi kreatif. “Kami bersyukur serta berbangga karena Sumatra Utara masih diberikan kesempatan sebagai tuan rumah Aquabike Jetski World Championship 2023 di Danau Toba. Tentunya dengan kolaborasi yang baik kita berhasil menyelenggarakan event pertama kali ini beserta side event di masing-masing kabupaten terkait,” imbuhnya.
Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney sebagai Holding BUMN Pariwisata dan Pendukungnya, Maya Watono, mengungkapkan rasa bangganya dapat diberi kesempatan dan dipercaya sebagai BUMN penyelenggara ajang ini.
“Penyelenggaraan sebuah event merupakan suatu katalis dari pengembangan sebuah destinasi yang harus terus didukung untuk jangka panjang, lima hingga sepuluh tahun ke depan. Jika berkaca pada penyelenggaraan F1Powerboat 2023 lalu, dampak ekonominya mencapai Rp 1,7 triliun. Tentunya kita harapkan dampak ekonomi terhadap Indonesia, khususnya Sumatra Utara, terlebih lagi kawasan Danau Toba bisa mencapai lebih dari Rp 1,7 triliun karena ajang ini dilaksanakan selama 5 hari di 4 kabupaten dan setiap harinya bisa mencapai puluhan ribu penonton,” ujar Maya.