

Maskapai penerbangan Indonesia yang melayani penumpang antara lain Garuda Indonesia, Batik Air, Citilink Indonesia, Lion Air, Wings Air, Super Air Jet, Pelita Air, Indonesia AirAsia, TransNusa, Trigana Air Service, dan Susi Air. Masing-masing memiliki karakter layanan, jaringan rute, serta segmen penerbangan yang berbeda.
Ada maskapai yang berfokus pada layanan full-service, penerbangan berbiaya rendah, rute regional, hingga penerbangan perintis. Mengenali perbedaannya dapat membantu Anda memilih maskapai yang paling sesuai dengan rute, anggaran, dan kebutuhan perjalanan.
Istilah full-service carrier, medium-service, dan low-cost carrier atau LCC masih sering digunakan untuk menggambarkan konsep layanan maskapai. Namun, klasifikasi tersebut tidak lagi menjadi kategori regulasi seperti pada PM 185 Tahun 2015. Peraturan itu telah dicabut dan digantikan oleh PM 30 Tahun 2021 tentang Standar Pelayanan Minimal Penumpang Angkutan Udara.
Secara praktis, full-service biasanya menyediakan layanan lebih lengkap dalam satu paket tarif. Sebaliknya, LCC menekan tarif dasar dan dapat menawarkan sejumlah layanan secara terpisah. Garuda Indonesia menyebut dirinya sebagai flag carrier Indonesia, sedangkan Citilink menyatakan beroperasi sebagai maskapai berbiaya hemat.
Istilah full-service, medium-service, dan low-cost carrier (LCC) masih umum digunakan untuk menggambarkan konsep layanan maskapai. Namun, klasifikasi tersebut bukan lagi kategori regulasi resmi sejak PM 185 Tahun 2015 dicabut dan digantikan oleh PM 30 Tahun 2021 tentang Standar Pelayanan Minimal Penumpang Angkutan Udara.
Jenis Layanan | Karakteristik | Contoh |
Full-Service Carrier | Layanan lebih lengkap, seperti bagasi tercatat, makanan/minuman, pilihan kelas kabin, dan fasilitas tambahan tertentu. | Garuda Indonesia |
Medium-Service Carrier | Layanan berada di antara full-service dan LCC, dengan fasilitas lebih terbatas dibanding full-service. | Tergantung positioning masing-masing maskapai |
Low-Cost Carrier (LCC) | Tarif dasar lebih efisien, sementara layanan tambahan seperti bagasi, makanan, atau pemilihan kursi dapat dikenakan biaya. | Citilink |
Apa nama maskapai penerbangan indonesia? Berikut beberapa maskapai penumpang yang beroperasi di Indonesia dan karakter layanan atau jaringan yang dapat menjadi pertimbangan:
Garuda Indonesia adalah flag carrier Indonesia yang melayani penerbangan domestik dan internasional. Per April 2026, situs resminya mencatat 35 destinasi domestik dan 14 destinasi internasional.
Batik Air merupakan maskapai Indonesia dalam Lion Air Group. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mencatat PT Batik Air Indonesia sebagai operator dengan status operasi valid.
Citilink berada di bawah Garuda Indonesia Group dan beroperasi di segmen penerbangan berbiaya hemat. Jaringannya mencakup berbagai kota di Indonesia serta sejumlah destinasi internasional.
Lion Air merupakan salah satu operator dalam Lion Air Group dengan jaringan penerbangan domestik yang luas. PT Lion Mentari Airlines tercatat oleh Kementerian Perhubungan dengan status operasi valid.
Wings Air memiliki fokus kuat pada konektivitas regional. Penggunaan pesawat turboprop pada banyak rutenya memungkinkan pelayanan ke kota dan bandara dengan karakter operasional berbeda dari rute jet utama.
Super Air Jet berfokus terutama pada pasar penerbangan domestik dan mengoperasikan pesawat jet untuk menghubungkan sejumlah kota di Indonesia.
Pelita Air melayani penerbangan penumpang berjadwal. Pada Aviation Award 2026 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, PT Pelita Air Service menerima penghargaan terkait on-time performance.
Indonesia AirAsia merupakan operator Indonesia dalam jaringan AirAsia dan menggunakan model LCC. Jaringannya mencakup penerbangan domestik maupun internasional.
TransNusa berkembang dari operator regional menjadi maskapai yang juga menggunakan pesawat jet. Maskapai ini melayani rute domestik dan sejumlah rute internasional.
Trigana Air Service melayani berbagai wilayah Indonesia, termasuk kawasan timur, dan tercatat berstatus operasi valid di Kementerian Perhubungan. Susi Air dikenal melalui penerbangan regional dan perintis menuju daerah yang membutuhkan pesawat berukuran lebih kecil.
InJourney Airports berperan dalam mengelola sejumlah bandara utama di Indonesia yang menjadi simpul penting bagi jaringan penerbangan domestik dan internasional. Beberapa di antaranya adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara I Gusti Ngurah Rai, dan Bandara Internasional Juanda.
Melalui pengelolaan bandara, InJourney Airports mendukung konektivitas antarkota dan antarnegara dengan menyediakan infrastruktur bagi berbagai maskapai, rute, dan frekuensi penerbangan. Semakin luas jaringan maskapai di suatu bandara, semakin banyak pula pilihan perjalanan yang tersedia bagi penumpang. Sebelum berangkat, pelajari cara check-in di bandara sesuai pilihan layanan maskapai Anda.
Maskapai nasional atau flag carrier Indonesia adalah Garuda Indonesia, yang melayani rute domestik dan internasional.
Setiap maskapai memiliki kode berbeda. Garuda Indonesia menggunakan kode IATA GA dan ICAO GIA, sedangkan Lion Air menggunakan JT dan LNI.
Tidak ada peringkat resmi pemerintah. Beberapa maskapai yang banyak digunakan antara lain Garuda Indonesia, Batik Air, Citilink, Lion Air, Wings Air, Super Air Jet, Pelita Air, Indonesia AirAsia, TransNusa, dan Susi Air.