Barang yang tidak boleh dibawa di bagasi pesawat, yaitu senjata api, pisau dan benda tajam, bahan peledak, kembang api, bahan mudah terbakar, gas bertekanan, bahan kimia berbahaya, baterai lithium berkapasitas besar, serta cairan dalam jumlah tertentu. Beberapa barang dapat dilarang sepenuhnya, hanya boleh dibawa di kabin, atau memiliki ketentuan khusus karena berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan.
Perbedaan Bagasi Kabin dan Bagasi Tercatat
Sebelum mengemas koper, penting untuk mengetahui perbedaan kedua jenis bagasi tersebut, sebagai berikut:
- Bagasi kabin adalah barang bawaan yang dibawa masuk ke dalam kabin dan tetap berada dalam pengawasan penumpang selama penerbangan. Barang biasanya disimpan di kompartemen atas atau di bawah kursi di depan penumpang. Ketentuan berat dan ukuran dapat berbeda pada setiap maskapai, tetapi batas yang umum digunakan adalah sekitar 7 kilogram dengan dimensi total tertentu.
- Bagasi tercatat adalah barang yang diserahkan kepada petugas saat proses check-in untuk ditimbang dan diberi label bagasi. Koper kemudian ditempatkan di ruang kargo pesawat dan tidak dapat diakses penumpang selama penerbangan.
Perbedaan fungsi tersebut membuat aturan barang bawaan juga berbeda. Karena itu, penting untuk memahami jenis barang yang tidak boleh dibawa di bagasi pesawat serta barang yang justru wajib dibawa ke kabin.
6 Barang yang Dilarang Dibawa di Kabin dan Bagasi Tercatat
Sejumlah barang tidak diperbolehkan dibawa dalam penerbangan, baik di kabin maupun bagasi tercatat, karena dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Beberapa di antaranya adalah:
- Bahan peledak dan piroteknik, seperti granat, detonator, sumbu peledak, kembang api, petasan, suar, sparkler, serta replika bahan peledak.
- Bahan kimia berbahaya, termasuk asam, alkali, aki kendaraan basah, merkuri, bahan radioaktif, zat pengoksidasi, racun, pestisida, dan produk biologis berbahaya.
- Gas dan cairan mudah terbakar, seperti propana, butana, bahan bakar, bensin, solar, metanol, thinner, cairan pemantik api, cat, serta sejumlah jenis aerosol.
- Kendaraan kecil berbaterai lithium, seperti hoverboard, airwheel, solowheel, balance wheel, mini-segway, dan sejumlah jenis sepeda listrik yang menggunakan baterai lithium.
- Alat pelumpuh dan semprotan bela diri, seperti pistol kejut listrik, alat kejut listrik, gas air mata, dan sejumlah jenis semprotan kimia.
- Barang atau zat lain yang dikategorikan sebagai bahan berbahaya berdasarkan ketentuan keselamatan penerbangan dan kebijakan maskapai.
Untuk barang yang menggunakan baterai lithium, penumpang sebaiknya tidak hanya melihat bentuk atau fungsi perangkat, tetapi juga kapasitas dan jenis baterainya. Ketentuan pengangkutannya dapat berbeda berdasarkan spesifikasi baterai dan jenis perangkat.
4 Barang yang Tidak Boleh Masuk Bagasi Tercatat
Beberapa barang tidak boleh dimasukkan ke bagasi tercatat karena berisiko menimbulkan panas berlebih atau kebakaran. Barang tersebut umumnya harus dibawa ke kabin sesuai ketentuan maskapai.
- Power Bank dan Baterai Lithium Cadangan. Power bank dan baterai lithium cadangan wajib dibawa di kabin, bukan bagasi tercatat. Batas kapasitas dan penggunaannya selama penerbangan mengikuti kebijakan masing-masing maskapai.
- Rokok Elektrik atau Vaporizer. Rokok elektrik dan vaporizer beserta baterainya harus dibawa di kabin. Namun, penggunaannya selama penerbangan tetap dilarang.
- Korek Api dan Pemantik. Korek api dan pemantik memiliki aturan khusus. Pada penerbangan tertentu, penumpang hanya boleh membawa satu buah untuk penggunaan pribadi dan harus dibawa pada badan. Periksa kembali ketentuan maskapai sebelum berangkat.
- Smart Baggage. Koper pintar dengan baterai lithium yang dapat dilepas bisa masuk bagasi tercatat setelah baterainya dilepas dan dibawa ke kabin. Koper dengan baterai yang tidak dapat dilepas dapat ditolak oleh maskapai.
4 Barang yang Dibatasi di Bagasi Kabin
Selain barang yang tidak boleh dibawa di bagasi pesawat sepenuhnya, terdapat sejumlah benda yang boleh dibawa dengan batasan tertentu. Beberapa barang masih boleh dibawa ke kabin, tetapi dengan batasan tertentu sesuai ketentuan keamanan dan kebijakan maskapai.
- Cairan, Aerosol, dan Gel. Cairan, aerosol, dan gel umumnya dibatasi maksimal 100 ml per wadah dan ditempatkan dalam kantong transparan sekitar 1 liter. Pengecualian dapat berlaku untuk obat, makanan bayi, dan kebutuhan diet khusus.
- Benda Tajam dan Perkakas. Pisau, silet, palu, gergaji, obeng, bor, dan benda tajam lainnya umumnya tidak boleh dibawa ke kabin. Jika diizinkan, barang tersebut biasanya harus dimasukkan ke bagasi tercatat.
- Peralatan Olahraga. Peralatan seperti stik golf, pemukul baseball, stik hoki, raket, dan joran pancing umumnya tidak diperbolehkan di kabin. Barang dapat dimasukkan ke bagasi tercatat jika diizinkan maskapai.
- Makanan Berbau Tajam. Makanan beraroma kuat seperti durian, terasi, petis, atau nangka dapat dibatasi di kabin. Untuk penerbangan internasional, makanan tertentu juga dapat terkena aturan karantina dan bea cukai negara tujuan.
3 Barang yang Memerlukan Persetujuan Khusus
Beberapa barang masih dapat dibawa selama memenuhi persyaratan dan memperoleh persetujuan maskapai.
- Senjata Api dan Amunisi. Senjata api dan amunisi harus dideklarasikan, dilengkapi dokumen izin, serta dikemas sesuai prosedur keselamatan.
- Baterai Lithium Berkapasitas Besar. Baterai lithium berkapasitas besar dapat memerlukan persetujuan maskapai. Periksa kapasitas dalam satuan Wh dan ketentuan maskapai sebelum keberangkatan.
- Barang Antik dan Karya Seni. Barang antik, karya seni, benda pusaka, atau replika tertentu dapat memerlukan dokumen tambahan, terutama untuk penerbangan internasional.
5 Barang yang Tidak Boleh Dibawa di Bagasi Pesawat Internasional
Untuk penerbangan internasional, ada beberapa barang yang tidak boleh dibawa di bagasi pesawat internasional, yaitu:
- Produk makanan tertentu, terutama yang mengandung daging atau susu.
- Buah, sayuran, tanaman, dan biji-bijian.
- Produk hewani dan bahan alami tertentu.
- Obat-obatan yang memiliki pembatasan khusus.
- Barang lain yang dibatasi oleh aturan impor negara tujuan.
Sebelum berangkat, periksa kembali ketentuan maskapai dan negara tujuan agar tidak mengalami kendala saat pemeriksaan. Jika berencana membawa oleh-oleh, simak rekomendasi oleh-oleh dan suvenir di Bandara Soekarno-Hatta sebelum berbelanja.
Pertanyaan Seputar Barang Terlarang di Pesawat
Apakah parfum boleh dibawa?
Boleh. Untuk kabin, parfum cair umumnya mengikuti batas maksimal 100 ml per wadah.
Apakah sabun cair dan skincare boleh dibawa?
Boleh. Produk cair atau gel di kabin umumnya mengikuti aturan 100 ml per wadah.
Apakah charger HP boleh masuk bagasi?
Charger biasa umumnya boleh dibawa. Namun, power bank dan baterai lithium cadangan tidak boleh dimasukkan ke bagasi tercatat.
Sebelum berangkat, cek kembali situs resmi maskapai dan aturan negara tujuan karena ketentuan dapat berubah atau lebih ketat dibanding aturan umum.