

Pembalap MotoGP terkenal umumnya dikenal karena kombinasi gelar juara dunia, jumlah kemenangan, konsistensi, hingga pengaruh mereka terhadap perkembangan balap motor kelas utama. Dari Giacomo Agostini dan Mick Doohan hingga Valentino Rossi dan Marc Márquez, setiap era memiliki rider yang mencatatkan prestasi besar.
Berikut beberapa nama penting dalam sejarah MotoGP serta pembalap yang bersaing pada musim 2026.
Marc Márquez adalah pembalap asal Spanyol yang menjadi salah satu rider tersukses pada era MotoGP modern. Ia naik ke kelas utama bersama Honda pada 2013 dan langsung menjadi juara dunia pada musim debutnya.
Márquez dikenal lewat gaya balap agresif, kemampuan melakukan penyelamatan saat motor kehilangan grip, serta kecepatannya saat menikung. Setelah melewati periode panjang bersama Honda dan masalah cedera, ia bergabung dengan Ducati Lenovo Team. Pada 2025, Márquez meraih gelar dunia kelas utama ketujuhnya sehingga menyamai Valentino Rossi.
Valentino Rossi adalah pembalap Italia yang menjadi salah satu ikon terbesar dalam sejarah balap motor. Dijuluki “The Doctor”, Rossi tampil di Grand Prix selama lebih dari dua dekade dan membangun rivalitas terkenal dengan rider seperti Max Biaggi, Jorge Lorenzo, Casey Stoner, dan Marc Márquez.
Rossi meraih sembilan gelar dunia di seluruh kelas, termasuk tujuh gelar kelas utama, serta 89 kemenangan di premier class. Ia juga menjadi juara bersama Honda dan Yamaha, menjadikannya salah satu pembalap paling berpengaruh dalam perkembangan popularitas MotoGP secara global.
Giacomo Agostini adalah legenda Italia yang mendominasi Grand Prix pada era 1960-an hingga 1970-an. Ia identik dengan MV Agusta sebelum kemudian mencatat sejarah bersama Yamaha.
Agostini memegang rekor delapan gelar dunia kelas utama 500cc dan 15 gelar dunia jika seluruh kategori dihitung. Ia juga mencatat 68 kemenangan di kelas utama. Dominasi tersebut membuat Agostini tetap menjadi salah satu tolok ukur utama ketika membandingkan pembalap terbaik sepanjang masa.
Mick Doohan adalah pembalap Australia yang mendominasi kelas 500cc pada 1990-an bersama Honda. Ia menjadi juara dunia lima musim berturut-turut dari 1994 hingga 1998 dan meraih 54 kemenangan kelas utama.
Kariernya juga dikenal karena kemampuan bangkit dari cedera serius. Setelah hampir kehilangan kaki akibat kecelakaan pada 1992, Doohan kembali dan memasuki periode dominasi terbesar dalam kariernya.
Selain empat nama tersebut, sejarah MotoGP juga dibentuk oleh sejumlah rider penting:
Grid MotoGP 2026 dihuni 22 pembalap, termasuk Marc Márquez, Francesco Bagnaia, Jorge Martin, Pedro Acosta, Fabio Quartararo, Marco Bezzecchi, Alex Márquez, Joan Mir, Johann Zarco, serta juara WorldSBK Toprak Razgatlioglu yang memasuki MotoGP.
Persaingan generasi juara berpengalaman dan rider muda membuat musim 2026 menjadi salah satu fase penting dalam perubahan peta kekuatan MotoGP.
Pertamina Mandalika International Circuit telah menghadirkan sejumlah pemenang berbeda sejak MotoGP kembali ke Indonesia pada 2022:
Sirkuit tersebut berada di kawasan The Mandalika yang dikembangkan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), bagian dari ekosistem InJourney. Kehadiran MotoGP turut memperkuat Mandalika sebagai salah satu destinasi sport tourism internasional Indonesia.